Banjir memaksa koran Media Indonesia tidak terbit besok.
Banjir dari Kali Pesanggrahan di wilayah Kedoya, Jakarta Barat, mengakibatkan tergenangnya percetakan harian Media Indonesia. Akibatnya, harian di bawah Media Group itu besok (Sabtu, 3/2) tidak terbit.
Tayangan Metro TV, yang tetap siaran, kendati studionya tergenang banjir, memperlihatkan, bagaimana kertas-kertas koran dalam gulungan besar, rusak terendam air. Juga mesin cetaknya yang terendam air setinggi setengah meter.
* * *
Kondisi darurat terbit ini dialami harian Berita Yudha, waktu aku bekerja di sana, 10 tahun lalu. Bedanya, waktu itu bukan karena banjir, tapi akibat mati listrik se-Jawa-Bali, yang dipicu rusaknya PLTU Suralaya, Banten.
Tapi matinya listrik selama lebih dari 12 jam itu tak membuat Berita Yudha batal terbit, sebagaimana Media Indonesia. Melainkan terbit hanya 8 halaman (dari biasanya 12 halaman). Delapan halaman artinya, hanya dua lembar koran. Berita-berita yang termuat pun hanya beberapa gelintir.