Posted by Tian on Jun 13, '06 1:48 AM for everyone Link: http://www.gatra.com/artikel.php?id=95340Tengok Bandung, banyak sampah di mana-mana. Itu karena kota ini tak memiliki sistem pengolahan (bukan pembuangan) sampah yang memadai.
Bayangkan saja, kota berpenduduk jutaan jiwa ini sama sekali tak memiliki konsep pengelolaan sampah yang baik. Selama ini, sampah dibuang begitu saja di tempat pembuangan akhir Leuwigajah (yang artinya lubuk gajah), Cimahi. Alhasil, waktu Leuwigajah ditutup, Bandung kelabakan. Dan sampah pun bertebaran di seantero kota.
Maka, Bandung -dan juga Bekasi- mendapat predikat sebagai kota Metropolitan terkotor. Penghargaan itu dilakukan dalam acara malam anugerah penghargaan lingkungan dan Adipura yang dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta, Senin malam.
Sedangkan untuk Kota Besar, status ini disandang Kota Banjarmasin dan Tangerang.
Menurut Wapres, penghargaan kota terkotor diberikan kepada pemerintah kota tersebut, untuk mendorong agar mereka melakukan upaya yang lebih baik untuk memperbaiki kondisi lingkungan kota mereka.
"Segala upaya untuk memperbaiki lingkungan harus dihargai, dan sebaliknya upaya yang tidak maksimal perlu didorong dan juga ditertawai," katanya.
Sementara itu, Adipura diberikan kepada Bupati/Wali Kota yang berhasil mewujudkan kualitas lingkungan terbaik pada lokasi tertentu.
Sebanyak delapan kota Metropolitan dan Kota Besar memperoleh penghargaan tersebut, masing-masing Jakarta Pusat dan Denpasar (kategori jalan terbaik), Medan dan Pekanbaru (Pasar Tradisional terbaik), Medan dan Balikpapan(masing-masing sebagai kota metropolitan dan kota besar favorit), Jakarta Pusat dan Surakarta (sekolah terbaik), Jakarta Selatan dan Yogyakarta (Terminal terbaik), Jakarta Pusat dan Kota Padang (Taman Kota terbaik).
 | hihi kemaren kayaknya dengere celetukan gini deh " wong ngolah sampah aja gak becus kok mau minta adipura!" :D hihi.. hhmm siapa ya yg ngomong ??!! |
 | Wah.., Depok lewat dong.... :))
|
 | Surakarta (sekolah terbaik) ================
wowwww..... :D |
 | Wahhhh Malang lewat padahal yang terkotor aja dapet adipura..... |
 | untung KTP-ku masih jakarta belon bekasi..... |
 | ciput wrote on Jun 13, '06 Persoalan utama sampah di negeri ini adalah soal mental. Mental menganggap sampah sebagai 'sampah' belaka. Padahal biar disebut sampah, masih ada nilai ekonominya.
Saya tidak bicara soal daur ulang (recycle) semata loh, tapi soal dua R lainnya dalam konsep pengelolaan sampah, yaitu reduce/mengurangi dan reuse/memakai kembali. Contoh kecil yg sering dilakukan istri di rumah, yaitu menyimpan kantong plastik yg diperoleh saat belanja dan memakainya saat belanja berikutnya. Itu sudah 2 R terakhir dia lakukan secara sadar.
Recycle justru opsi terakhir dalam pengelolaan sampah, lantaran biayanya yg cukup tinggi untuk mengadopsi teknologinya. Huh! Bangsa ini memang lebih suka mikir yg sulit2, padahal yg mudah lebih banyak bisa dilakukan malah diabaikan. |
 | hebaaaattt...walopun buruk tetep dapet predikat huahahahaha
kumaha ini kang dada... |
 | mvlia wrote on Jun 13, '06 Surabaya, kota panas terbaik......;p |
 | Denpasar.............. memang patut diacungi jempol. Bagaimana menangani sampah yg sangat rapi dan terkoodinir dengan baik.
Sampah2 dijalan, pasar dll, sekitar pukul tujuh malam mulai diangkutin dan tanpa kendala hingga saat ini.
Mungkin Bandung harus mencontoh Denpasar |
 | waduh malu euy, Bandung pernah jadi tempat tinggal saat kuliah, Bekasi saat ini kami sekeluarga tinggal. Huh! |
| |