Tian's posts with tag: bandung

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag bandung
Posted by Tian on Jun 27, '06 7:04 AM for everyone

Mak Enoy bukanlah siapa-siapa. Ia adalah warga senior Kota Bandung yang tinggal di Jalan Dago Pojok, Bandung Utara. Kegiatan rutinnya setiap hari setelah sholat subuh adalah menyapu jalanan dengan sapu lidi, dan beberapa halaman rumah tetangganya, tanpa berharap upah atau balas jasa lainnya.

Dia juga melakukan pemilahan sampah basah dan ranting-ranting daun dari kertas, plastik, dan kaleng. Plastik, dan kertas bekas itu ia siapkan di tempat tertentu, agar pada saatnya bisa diambil pemulung.

Duh, seandainya ada seribu, atau sejuta Mak Enoy di Bandung, dan kota-kota lainnya di Indonesia.

Jangan dibakar
Sementara itu, Prof. Otto Sumarwoto menyatakan ketidaksetujuannya jika sampah di Kota Bandung dibakar, karena akan menimbulkan masalah baru: pencemaran udara. Apalagi letak Bandung yang berada di cekungan bekas danau purba.

Pakar lingkungan itu, dalam pertemuan yang disponsori The Bandung Heritage, di Hotel Panghegar Bandung (13/6) itu --sebagaimana ditulis Memet H. Hamdan dalam artikelnya-- beralasan bahwa sampah yang dibakar akan jadi dioksin yang tidak bagus dihirup manusia, juga akan membuat sampah menjadi limbah buangan, bukan sumber daya olahan.

Untuk itu ia mengusulkan agar setelah dipilah antara sampah organik dan non-organik, sampah itu dijadikan kompos yang bermanfaat untuk pertanian.

Sejalan dengan Prof Otto, Prof. Sobirin, seorang praktisi lingkungan, menawarkan alternatif menarik. Untuk pengolahan di tingkat rumahtangga, cukup menggunakan alat bantu karung plastik dan ember bekas.

Sobirin memperlihatkan tanaman padi yang ditanam pada pot dan menggunakan kompos produksinya sendiri untuk pemupukannya. Pada skala yang lebih besar, menurut Sobirin, penggunaan kompos untuk areal sawah 1 hektare, bisa menghasilkan panen 9,5 ton gabah.

Bandung sudah divonis sebagai salah satu kota metropolitan terkotor di Indonesia. Bahkan Wapres Yusuf Kalla mengajak kita untuk tertawa. Ir. Achmad Setjadipradja, pakar teknik penyehatan mengingatkan bahwa sampah Kota Bandung menumpuk sebanyak 650.000 m3. Kalau diilustrasikan, apabila dibariskan di jalan raya akan menumpuk dari Cibeureum (batas barat Kota Bandung) sampai ke Ujungberung (batas timur) setinggi 7 meter. Luar biasa!

image



Posted by Tian on Jun 19, '06 6:42 AM for everyone
Link: http://www.gatra.com/artikel.php?id=95553

Sebanyak 35 warga Bandung yang menamakan diri "Komponen Masyarakat Peduli Bandung" (KMPB) menolak kotanya disebut sebagai "Kota Metropolitan Terkotor se-Indonesia".

Mereka mendatangi kantor Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) di Jakarta, Senin.

Menurut koordinator KMPB Deden R Rumaji, masalah yang dihadapi Bandung selama ini adalah sampah akibat ketiadaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) setelah musibah longsornya TPA Leuwigajah tahun 2005.

Menurutnya, sangat tidak adil dan kurang bijaksana jika Bandung yang mendapat "musibah sampah" itu justru diikutsertakan dalam lomba Adipura, karena bisa berakibat malu dan mendapat pengaruh buruk dari sisi ekonomi, seperti menurunnya jumlah pengunjung.

Sementara itu, Sekretaris Menteri Negara Lingkungan Hidup Arief Yuwono mengatakan bahwa pihaknya membentuk tim penilai Program Adipura 2005-2006. Tim ini beranggotakan orang-orang atau organisasi yang mempunyai kesamaan tujuan dan terbebas dari kepentingan politis tertentu.

Selain dari KLH, anggota tim ini berasal dari kalangan media, LSM dan akademisi yang mengerti tentang lingkungan.

Bandung mendapat predikat kota metropolitan terkotor bersama dengan Bekasi. Predikat kota besar terkotor disandang Kota Banjarmasin dan Kabupaten Tangerang.



Posted by Tian on Jun 13, '06 1:48 AM for everyone
Link: http://www.gatra.com/artikel.php?id=95340

Tengok Bandung, banyak sampah di mana-mana. Itu karena kota ini tak memiliki sistem pengolahan (bukan pembuangan) sampah yang memadai.

Bayangkan saja, kota berpenduduk jutaan jiwa ini sama sekali tak memiliki konsep pengelolaan sampah yang baik. Selama ini, sampah dibuang begitu saja di tempat pembuangan akhir Leuwigajah (yang artinya lubuk gajah), Cimahi. Alhasil, waktu Leuwigajah ditutup, Bandung kelabakan. Dan sampah pun bertebaran di seantero kota.

Maka, Bandung -dan juga Bekasi- mendapat predikat sebagai kota Metropolitan terkotor. Penghargaan itu dilakukan dalam acara malam anugerah penghargaan lingkungan dan Adipura yang dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta, Senin malam.

Sedangkan untuk Kota Besar, status ini disandang Kota Banjarmasin dan Tangerang.

Menurut Wapres, penghargaan kota terkotor diberikan kepada pemerintah kota tersebut, untuk mendorong agar mereka melakukan upaya yang lebih baik untuk memperbaiki kondisi lingkungan kota mereka.

"Segala upaya untuk memperbaiki lingkungan harus dihargai, dan sebaliknya upaya yang tidak maksimal perlu didorong dan juga ditertawai," katanya.

Sementara itu, Adipura diberikan kepada Bupati/Wali Kota yang berhasil mewujudkan kualitas lingkungan terbaik pada lokasi tertentu.

Sebanyak delapan kota Metropolitan dan Kota Besar memperoleh penghargaan tersebut, masing-masing Jakarta Pusat dan Denpasar (kategori jalan terbaik), Medan dan Pekanbaru (Pasar Tradisional terbaik), Medan dan Balikpapan(masing-masing sebagai kota metropolitan dan kota besar favorit), Jakarta Pusat dan Surakarta (sekolah terbaik), Jakarta Selatan dan Yogyakarta (Terminal terbaik), Jakarta Pusat dan Kota Padang (Taman Kota terbaik).



Posted by Tian on May 23, '06 1:10 AM for everyone
Link: http://sampahbandung.blogspot.com/

Halo halo Bandung [Ismail Marzuki] --> versi parodi

Halo halo Bandung ibu kota Periyangan
Halo halo Bandung kota kenang-kenangan

Sudah lama beta tidak berjumpa dengan kau
Sekarang sudah menjadi lautan sampah, mari Bung menutup hidung.

Sumber link: MP Wikan
image


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help