
Kasus penggundulan dahan pohon beringin berusia 100 tahun di kawasan Harmoni Central Busway (HCB), Jakarta Pusat, semakin melebar.
Kepala Dinas Pertamanan DKI Sarwo Handayani melaporkan Ketua DPW Persatuan Islam (Persis) DKI Zainal Abidin ke Polda Metro Jaya, atas tindakannya menebang pohon beringin tersebut.
Dinas Pertamanan beralasan, penebangan tersebut merusak pohon yang dilindungi pemerintah daerah. "Mereka belum pernah meminta izin. Padahal, pohon itu termasuk yang dilindungi karena usianya sudah 100 tahun,” ujar Sarwo, sebagaimana dilaporkan
Republika (3/10), seraya mengatakan bahwa pohon itu berada di jalur hijau.
Gubernur DKI Sutiyoso mengatakan bahwa pohon beringin itu tidak bisa ditebang karena masih dapat diselamatkan. “Ini bukan kita percaya pohon itu ada setannya. Tidak ditebang itu karena masih bisa diselamatkan,” ujar Sutiyoso, tentang pohon yang berada persis di tengah jalur Busway itu.
Tapi Wakil Ketua Komisi D DPRD DKI Mukhayar, berpendapat sebaliknya. Menurutnya, sebaiknya pohon itu ditebang saja. Anggota Komisi D dari Fraksi Partai Demokrat Denny Taloga malah menegaskan, seharusnya Pemprov DKI mengurusi urusan yang lebih penting ketimbang melaporkan penebangan pohon ke polisi. “Saya juga tidak masalah pohon itu ditebang,” ucapnya. Terutama apabila posisi pohon itu menghalangi jalur Busway dan menimbulkan kemacetan.
Agar tak dikeramatkanPohon beringin yang jadi masalah itu ditebang sekitar 10 anggota Persis, Ahad (1/10), karena sebagian warga Jakarta percaya
pohon itu tidak ditebang bukan untuk penghijauan, melainkan dikeramatkan. Sebenarnya, pohon beringin itu hampir ditebang saat awal pembangunan HCB. Namun tak jadi dilakukan, karena tukang yang memotong ranting pohon mendadak sakit.
Persis menepis dugaan status keramat yang disangkakan masyarakat. “Kami menebang pohon ini supaya tidak dikeramatkan masyarakat,” tegas Zainal Abidin, yang tak ingin terjadi pembodohan di kalangan warga Jakarta.
Di sekitar pohon itu bertebaran sesajen, termasuk dipasangi kain kotak-kotak hitam-putih. Dengan penebangan pohon itu, Persis ingin memberitahu masyarakat, tidak ada apa-apa dengan pohon tersebut.
Jadi, ada tiga hal yang jadi soal; penghijauan, dikeramatkan, dan menghalangi akses Busway.

Foto: mbot.multiply.com