Tian's posts with tag: denda pembakar lahan
Posted by Tian on Nov 8, '06 2:41 AM for everyone Link: http://www.gatra.com/artikel.php?id=99226Ini baru top! Meski tinggal di pedalaman Sampit, Kalimantan Tengah, warga suku Dayak lebih maju pemikirannya (dan pendiriannya) dari saudara-saudaranya di perkotaan.
Orang-orang Dayak adalah pecinta lingkungan sejati. Saking cintanya, sampai mereka menerapkan sebuah aturan yang sangat ketat; yakni denda yang besar (jipen)bagi pembakar lahan hingga merusak tanaman.
Jipen-nya pun tidak main-main. Seperti dialami Gimin, seorang warga Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) di Desa Babaluh Besar, Kecamatan Pulau Laut, Kotim, yang pernah kena Jipen gara-gara membuka lahan dengan cara membakar, namun merembet sedikit ke lahan tetangga di atasnya ada tanaman karet.
"Saya sempat kaget karena diwajibkan membayar jutaan rupiah sebagai ganti rugi sedikit lahan yang terbakar dan di atasnya ada beberapa pohon karet berusia sekitar satu tahun," ucapnya.
Namun Jipen yang semula dirasa berat bagi warga pendatang itu, belakangan sudah menjadi kesepakatan bersama seluruh warga termasuk kalangan transmigran.
Warga pedatang lainnya yang terkena Jipen, adalah Slamet, yang saat tengah membuka lahan untuk menanam karet. Ia terpaksa membayar ganti rugi jutaan rupiah, karena saat membakar rumput, apinya merembet sedikit ke lahan warga setempat.
Karena itu, sejak Jipen itu diberlakukan, warga semakin berhati-hati saat membersihkan lahan sebelum ditanami. Karena, kelalaian berarti membayar jutaan rupiah plus sanksi moral karena dianggap sebagai perusak lingkungan.
Kalau di pedalaman Kalimantan saja denda besar bisa diberlakukan bagi petani --yang notabene penghasilannya pas-pasan-- kenapa cara ini tidak segera diterapkan di perkotaan, misalnya bagi pembalak hutan kota, atau pembuang sampah sembarangan?
* Catatan: Saya sangat prihatin, karena saat musim kemarau, lahan-lahan di pinggir jalan di Jabodetabek, banyak yang dibersihkan alang-alangnya dengan cara dibakar, sampai pohon-pohon dan tanaman lainnya mati meranggas. Coba kalau didenda!
| |
|